Beranda > Budaya Jepang, umum > Mengenal Makanan Orang Jepang

Mengenal Makanan Orang Jepang

Setiap negara tentu memiliki perbedaan baik dari segi budaya maupun makanannya. Makanan yang umum dikonsumi oleh masyarakat negara tertentu bisa jadi aneh dan tidak umum dikonsumsi oleh masyarakat bangsa lain, demikian juga sebaliknya. Jangankan antar negara, kadang tiap daerahpun kadang perbedaan ini pasti ada terlebih lagi untuk daeah di Indonesia yang memiliki ratusan suku dan ras.
Makanan Jepang hampir tidak mengenal kata makanan haram jadi sepanjang tidak bertentangan dengan hukum, hampir semua makananan adalah sah untuk dimakan. Jadi makanan yang sudah umum seperti sapi, babi, ayam dan berbagai sayuran umum lainya seperti kol, sawi atau wortel adalah makanan umum yang sudah tidak perlu dibahas lagi.

Di tulisan ini saya tertarik untuk menuliskan beberapa bagian yang mungkin menarik untuk diketahui.

Makanan Tidak Populer
Tidak Umum dikonsumsi

Ikan Air Tawar

Bebicara tentang ikan sebagai makanan selalu identik dengan ikan air laut sedangkan untuk ikan air tawar nyaris tidak termasuk didalamnya. Dari sekian banyak ikan air tawar yang ada hanya beberapa jenis saja yang umum dikonsumsi dan biasanya dipilih dari ikan yang hidup di air jernih. Salah satu contonya adalah Ayu, ikan cantik berukuran tiga jari yang amat populer.
Jadi jangan kaget kalau Anda menjumpai banyak lauk pauk berenang dengan bebas di sungai di negara tersebut. Bahkan beberapa diantaranya tampak seperti kesulitan untuk bergerak karena saking besarnya.

Ayu, salah satu jenis ikan air tawar yang umum dikomsumsi
Sumber image : wikipedia

Lele

Lele atau Nemazu dalam bahasa Jepangnya, juga termasuk ikan yang hidup di air keruh, jadi tidak umum dikonsumsi oleh masyarakat tersebut. Menurut cerita beberapa orang tua di negara tersebut, dulu saat mereka masih kecil, di beberapa tempat atau wilayah tertentu bisa dijumpai rumah makan yang menjual menu ikan ini. Namun dewasa ini menu samacam ini hampir sudah tidak ditemukan lagi.
Kambing
Daging kambing bukanlah menu populer di negara tersebut. Dagingnya berbau aneh dan susah diolah menurut mereka. Tentu saja, karena mereka tidak mengenal bumbu dan rempah rempah seperti di negara kita. Kambing yang diternakan di negara tersebut hanya untuk dimanfaatkan susunya untuk keperluan pembuatan keju. Namun daerah paling selatan di negara tersebut yaitu Okinawa adalah perkecualiannya. Jadi bagi Anda penggemar sate kambing, harus melupakan sejenak untuk menyantap makanan kegemaran Anda.

Itik / Bebek

Menu daging ini hanya bisa ditermukan di rumah makan China, sedangkan penduduk lokal sendiri hampir tidak mengenal tradisi menkonsumsi daging bebek. Selain dagingnnya, telor bebek juga tidak umum ditemukan atau dijual di negara tersebut. Satu satunya perkecualian dan masih bisa ditemukan adalah Kamo, sejenis bebek liar. Walaupun masih satu spices dengan bebek, namum memiliki rasa yang sangat berbeda dengan bebek rumahan.
Bumbu dan rempah rempah
Bumbu dan rempah rempah adalah benda langka di negara tersebut. Hal ini sepertinya wajar karena disamping bumbu tidak bisa tumbuh di negara tersebut, budaya makanan mereka juga kurang mengenal penggunaan bumbu dalam pengolahannya. Dari sekian banyak jenis bumbu yang kita kenal, hanya beberapa jenis saja yang umum ditemukan di negara tersebut yaitu bawang putih, jahe, tomat dan merica.
Sedangkan khusus untuk cabai di beberapa tempat atau swalayan masih bisa ditemukan walaupun terbatas hanya pada waktu musim panas saja. Jumlah ataupun porsinya juga sangat kecil karena tidak banyak orang yang membutuhkannya. Bagi yang tidak keberatan dengan versi kering alias tidak fresh lagi bisa diitemukan dengan mudah di banyak tempat namun tentu saja dengan rasa yang sudah tidak karuan lagi. Jadi bisa dibayangkan betapa sulitnya bagi warga Indonesia yang hendak memasak di negara tersebut.

Makanan Populer Dan umum ditemukan

Belut

Semua orang pasti tahu tahu belut, binatang yang sepintas mirip ular, bertubuh licin dan hidup di dalam lumpur sawah. Belut  merupakan makanan yang populer di Indonesia tapi relatif jarang ditemukan, ternyata salah makanan favorit di negara tersebut. Daging belut atau Unagi dalam bahasa Jepangnya selain enak juga dipercaya bagus untuk menjaga stamina. Harganya ? Relatif mahal yaitu minimal sekitar 1000 yen atau 100.000 untuk ukuran nasi kotak.
Mungkin Anda sedikit bingung, bukankah orang Jepang umumnya tidak makan ikan air tawar, sedangkan belut hidup di lumpur atau air tawar yang kotor ?

Sumber image: wikipedia
Jenis belut yang disantap oleh mereka sedikit berbeda dengan belut sawah yang kita kenal. Belut yang dikonsumsi berukuran cukup besar kira kira setengah meter dan umumnya hidup di air jernih. Disamping itu ikan ini juga beracun, walaupun tidak terlalu berbahaya dan tetap aman dikomsumsi dengan cara dibakar atau dipanggang.

Ikan Beracun

Ngomong ngomong tentang ikan beracun, sepertinya tidak ada yang lebih berbahaya dari ikan Fugu. Dipastikan si korban akan tewas hanya dalam waktu beberapa jam setelah mengkonsumsinya. Diawali dengan perasaan sangat enak, senang dan merasakan diri melayang di awang awang dan akhirnya tewas.

Fugu
Sumber image : wikipedia
Jepang memang unik, karena walaupun berpotensi nyawa melayang, warung atau restoran yang menghidangkan masakan ikan berharga mahal, enak namun beracun ini tetap ramai dikunjungi. Untuk menghidari jatuhnya korban jiwa maka diterapkan ataran dan stndard keamanan yang tinggi yang salah satunya, tukang masaknya harus bersertifikat khusus.

Rebung Bambu

Rebung bambu atau Take no ko, merupakan makan yang umum kita jumpai di negara tersebut. Makanan ini mengingatkan saya pada masa kecil, dimasa makanan susah diperoleh sehingga rebung bambu menjadi makanan alternatif.


sumber image : wikipedia

Ketela Rambat

Di Indonesia, ketela rambat (Eng : sweet poteto, Jpn : satsuma imo) umumnya merupakan makanan kelas dua yang cendrung diabaikan. Bahkan tidak jarang, makanan ini lebih umum dikonsumsi oleh hewan peliharaan saja. Namun situasinya sangat berbeda kalau kita bandingkan dengan Jepang.
DI negara tersebut, ketela rambat merupakan makanan mahal yang harganya sekitar 300 yen (Rp 30.000) per 1/2 kg. Jadi sedikit jauh lebih mahal dibandingkan dengan makanan sejenis yaitu kentang. Namun ada yang sedikit berbeda dari ketela di Indonesia dengan di Jepang yaitu dari segi rasanya yaitu sangat manis, sedangkan dari segi ukuran hampir setengah dari ukuran ketela Indonesia. Hal ini disebabkan karena ketela tersebut ditanam dengan tanah yang bercampur pasir pantai.
Umbi pohon lotus
Anda tahu tanaman lotus ? Tanaman hias berbunga indah umum ditemukan di kolam dan (sepertinya) masih satu rumpun dengan pohon teratai. Cukup menarik karena umbi dari tanaman lotus atau Renkon dalam bahasa jepang, ternyata bisa dimakan dan menjadi makanan favorit di negara tersebut. Beberapa makanan negara lain seperti China misalnya juga mengenal menu makanan ini.

sumber image : wikipedia

Makanan Populer

Tapi tapi terbatas / tidak umum ditemukan

Berikut ini adalah sejumlah makanan populer namun tidak umum ditemukan yang artinya, semua orang mengetahui tentang makanan tersebut, bisa atau layak dimakan namun tempat ataupun warung makan yang menjulanya adalah terbatas atau hanya ditemukan di wilayah tertentu saja.

Daging Kuda

Menu ini hanya ditemukan di daerah tertentu saja. Umumnya kuda yang di jadikan santapan adalah jenis kuda pacuan yang tidak berprestasi. Seperti di ketahui olahraga pacuan kuda sangat populer di negara tersebut. Namun dari sekian banyak kuda pacuan yang ada serta kerasnya persaingan di arena pacuan membuat sejumlah kuda yang lemah akhirnya harus dikorbankan dan nasibnya berakhir di rumah makan.

Ikan paus dan lumba lumba

Pada masa lalu, ikan paus (Kujira) merupakan makanan pokok penduduk negara tersebut namun dewasa ini karena diikat oleh sejumlah aturan dan pembatasan, membuat mamalia laut terbesar ini menjadi langka dan relatif sulit ditemukan. Saat ini hanya sejumlah wilayah dan tempat makan tertentu saja, menu ikan ini bisa ditemukan. Kemudian khusus untuk lumba lumba (Iruka) tersedia dalam jumlah yang lebih terbatas lagi. Makanan ini hanya dikonsumsi atau ditemukan di satu desa atau wilayah, serta tersedia hanya pada bulan bulan bulan tertentu saja. Selengkapnya tentang topik ini bisa dibaca pada tulisan saya disini.

Daging kura kura

Daging kura kura dipercaya memiliki khasiat untuk menjaga stamina serta untuk peremajaan kulit. Hal ini menyebabkan makanan ini cukup populer di kalangan wanita. Kura kura yang dikonsumsi umumnya hanya dari satu jenis saja yaitu kura kura berkulit lunak atau dalam bahasa Jepang disebut Suppon (Pelodiscus Sinensis).

sumber: http://www.eonet.ne.jp/~limadaki/budaya/jepang/artikel/utama/makanan_umum.html

About these ads
Kategori:Budaya Jepang, umum
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: