Beranda > biologi > Apakah hewan lain dapat tertawa atau menangis?

Apakah hewan lain dapat tertawa atau menangis?

Jika kamu mempunyai hewan peliharaan, seperti kucing atau anjing, kamu mungkin menjadi begitu dekat dengan hewan itu sehingga lambat laun kamu hampir mengira hewan itu sebagai “manusia”. Yaitu, kamu mulai mengira ia dapat mengungkapkan bagaimana perasaannya dalam bentuk emosi-emosi manusia, seperti menangis, atau bahkan tertawa.
Tetapi hal itu sebenarnya tidaklah demikian. Menangisdan tertawa adalah cara-cara yang digunakan oleh manusia untuk mengungkapkan emosi-emosi dan tidakada hewan yang dapat melakukan hal ini. Tentu saja kita mengetahui bahwa hewan-hewan dapat merengek dan mendengking ketika terluka, tetapi tangisan melibatkan keluarnya air mata yang mengiringi emosi ini, dan hewan-hewan tidak dapat melakukan hal ini.
Ini tidak berarti bahwa hewan-hewan tidak mempunyai cairan air mata di dalam mata mereka. Tetapi cairan itu digunakan untuk membasahi kornea mata. Yang dapat menangis hanyalah makhluk yang dapat berpikir dan memiliki kepekaan emosi. Bahkan anak-anak baru mulai menangis hanya setelah merekabelajar berpikir dan merasakan. Seorang bayi berteriak tetapi tidak menangis.
Tangisan adalah pengganti untuk berbicara. Jika kita tidak dapat mengatakan apa yang kita rasakan, kita menangis. Tangisan adalah refleks yang terjadi di luardiri kita dan hal itu membantu kita untuk”mengeluarkan” apa yang kita rasakan.
Tertawa juga adalah gejala yang manusiawi. Beberapa hewan dapat memberi kesan bahwa mereka sedang tertawa, tetapi hal itu sama sekali tidak seperti tawa manusia. Alasannya adalah bahwa manusia selalu menertawakan sesuatu, dan ini berartibahwa proses mental atau emosi tertentu terlibat. Hewan-hewan tidak mampu melakukan proses mental atau tidak memiliki emosi.
Misalnya, ketika kita menertawakan suatu olok-olok atau pemandangan yang “lucu”, pikiran atau emosi kita membuat hal itu tampak menggelikan. Sebenarnya, ada banyak jenis tertawa dan ada banyak alasan mengapa kita tertawa. Kita dapat menertawakan hal yang menggelikan, pelawak, atau humor dan seterusnya. Bahkan kita dapat tertawa mencemooh.
Para ahli ilmu jiwa juga berpendapat bahwa tertawa adalah gejala sosial. Kita tertawa ketika kita menjadi bagian dari suatu kelompok yang menemukan sesuatu yang lucu. Tentu saja hewan-hewan tidak dapat memaksakan diri untuk tertawa karena salah satu darialasan-alasan ini.

Kategori:biologi Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: